Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Manfaat Jeruk Nipis Selain Untuk Pengobatan Dan Gaya Hidup Sehat

Penggunaan Jeruk Nipis Sebagai Alat "Bersih-bersih" Perlengkapan Dapur dan Rumah Anda Didasarkan Pada Kandungan Kimiawi Zat Aktifnya


Pemanfaatan Kandungan Asam Sitrat dari Jeruk Nipis



Asam sitrat atau citric acid (rumus kimia: C6H807) banyak dikandung dalam buah jeruk. Di antara banyak sekali jenis buah jeruk, jeruk nipis dan jeruk lemon mengandung asam sitrat yg cukup tinggi, yaitu >45 gram per liter, atau mencapai 8% dari berat jeruk kering.
Asam sitrat yaitu zat aktif pemutih (bleaching agent) dan pembersih. Produk-produk pemutih dan pembersih kimiawi di pasaran pun umumnya mengandung asam sitrat. Untuk skala besar keperluan industri, asam sitrat tidak didapat dari buah jeruk, melainkan diproduksi dari hasil fermentasi tetes tebu dengan pertolongan mikroorganisme dari jenis Aspergillus niger.

Dengan kandungan asam sitrat yg tinggi dari buah jeruk nipis/jeruk lemon, Anda pun bis,a mengambil manfaat dari materi alami ini sebagai materi pemutih dan pembersih untuk keperluan dapur. Sebagai ibu rumah tangga yg cerdas dan hemat, saatnya Anda beralih pada materi alami yg tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga ramah di kantong.

Manfaat Jeruk Nipis untuk Pemutih Kain



Taplak meja dapur, serbet dapur, atau serbet makan yg berwarna putih sering terlihat kusam dengan cepat. Ada tips gampang dan murah untuk mengembalikan kecemerlangan warnanya dengan asam sitrat dari jeruk nipis/jeruk lemon, alasannya kemampuan materi kimia alami ini sebagai bleaching agent/bahan pemutih.

Caranya:
Campurkan 15 gelas air higienis dengan air perasan 2 buah jeruk nipis/jeruk lemon, aduk rata. Rendam serbet dapur/serbet makan ke dalam adonan ini secukup usang semalam, kemudian basuh higienis mirip biasa keesokan harinya. Jika Anda bermaksud memutihkan taplak meja dapur, Anda bis,a menambah jumlah air dan perasan jeruk nipis/jeruk lemon yg dicampurkan dengan perbandingan yg sama. Tetapi jangan gunakan tips ini untuk materi kain yg terbuat dari sutra.

Manfaat Jeruk Nipis Sebagai Pembersih Kerak Logam dari Air Sadah



Jika keran air dan kawasan basuh piring di dapur Anda terlihat kusam dan terlihat noda-noda yg melekat lekat, besar kemungkinan air higienis yg Anda gunakan untuk mencuci mengandung senyawa-senyawa karbonat dari kalsium (Ca) atau magnesium (Mg). Air yg demikian disebut dengan air idah. Kerak yg melekat di keran air/bak basuh tersebut yaitu endapan dari logam kalsium atau magnesium yg tersayamulasi alasannya waktu.

Begitu juga kalau Anda melihat sisi dalam dari ketel pemanas air, atau panci yg sering Anda gunakan untuk merebus air, bermetamorfosis gelap setelah pemakaian beberapa cukup lama. Noda gelap ini yaitu sayamulasi dari endapan logam kalsium atau magnesium yg terbawa oleh air sadah. Namun tak perlu cemas, alasannya bis,a Anda bersihkan dengan asam sitrat dari buah jeruk/jeruk lemon.

Caranya:
Campurkan 1 liter air (kurang lebih 4 gelas air) dengan air perasan 1 buah jeruk nipis/jeruk lemon, aduk rata, basahi lap higienis dengan adonan air jeruk ini, kemudian gunakan untuk membersihkan noda-noda di keran air/bagian dari kawasan basuh piring, kemudian bilas dengan air bersih.

Manfaat Jeruk Nipis Sebagai Pembersih Karat


Karat yaitu senyawa yg terbentuk dari oksida besi (rumus kimia: Fe203), sebagai hasil reaksi dari unsur besi (Fe) dengan oksigen (O) dari air. Anda mungkin menjumpai karat besi berwarna oranye/jingga kekuningan yg melekat di sisi pisau dapur, peralatan masak, atau permukaan kawasan basuh piring yg berbahan besi atau stainless steel. Asam sitrat bisa membersihkan karat ini.

Caranya:
Campurkan 2 sendok makan garam dapur yg berbutir halus dengan 1 sendok makan air perasan jeruk nipis/jeruk lemon sampai mirip pasta. Dengan lap kering, bubuhkan adonan ini ke bab yg terkena karat sambil digosok pelan. Bersihkan dengan kain yg bersih.

Bagaimana Cara Kerja Asam Sitrat pada Jeruk nipis


Prinsip pencucian asam sitrat berlangsung dengan pengikatan ion logam (yg berada di permukaan benda yg dibersihkan) oleh molekul dari asam sitrat. Dalam hal ini asam sitrat berfungsi sebagai biro chelat (chelating agent), yg mengikat ion-ion logam dalam ikatan organic yg disebut dengan ligand.

Saat kerak akhir air sadah dibersihkan dengan asam sitrat maka asam sitrat mengikat kalsium (Ca2+) atau magnesium (Mg2) pada kerak tersebut. Begitu juga ketika karat besi (rumus kimia Fe2O3) dibersihkan dengan asam sitrat, maka ion besi (Fe3+) akan diikat oleh asam sitrat. Akibat terbentuknya ligand antara logam Ca2+, Mg2+ , atau Fe3+ dengan molekul asam sitrat, maka noda-noda kerak air sadah di keran air atau karat di permukaan perkakas dapur, kemudian bis,a dibersihkan dengan mudah.