Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Tanam Dan Budidaya Lobak Putih

Panduan Singkat Cara Menanam dan Merawat Lobak Putih
Berapa Umur Panen Tanaman Lobak? Berapa Ton Total Hasil Panen Lobak Per Hektar? Bagaimana Cara Pemupukan Tanaman Lobak? Temukan Jawabannya Disini!

Bagaimana Bentuk Tanaman Lobak?
Lobak yaitu flora yg termasuk famili: Cruciferae. Bentuk umbi lobak menyerupai wortel, tapi isi dan kulitnya berwarna putih.

Didaerah Mana Tanaman Lobak Banyak Dibudidayakan?
Saat ini tempat yg banyak ditanami lobak yaitu dataran tinggi Pangalengan, Pacet,Cipanas, dan Bedugul. Luas areal tumbuhan lobak di Indonesia dikala ini berkisar 15.700 ha.

Apa Saja Syarat Tumbuh Tanaman Lobak

Tanah yg baik untuk tumbuhan lobak yaitu tanah gembur, mengandung humus (subur) dan lapisan atasnya tidak mengandung kerikil (batu-batu kecil).
Tanaman gampang ditanam baik di dataran rendah maupun tinggi (pegunungan).
Derajat keasaman tanah 5-6.
Waktu tanam yaitu demam isu hujan atau awal demam isu kemarau. Namun jikalau menanam pada demam isu kemarau, tumbuhan harus cukup air.

Benih & Bibit Tanaman Lobak

Lobak ditanam dari bijinya.
Bibit lobak tidak perlu didatangkan dari luar negeri (impor), cukup dari hasil biji sendiri alasannya tumbuhan ini gampang berbunga dan berbiji.
Biji-biji tersebut sanggup ditanam eksklusif di kebun tanpa disemai terlebih dulu.
Untuk penanaman seluas 1 ha dibutuhkan biji sebanyak 5 kg dengan daya kecambah 75%.

Persiapan Lahan
 
Sebelum biji ditanam, lahan yg akan ditanami diolah terlebih dulu dengan dicangkul sedalam 30-40 cm.
Kemudian diberi pupuk sangkar fermentasi atau kompos 5 ton/ha.
Sesudah tanah diratakan, semprot dengan larutan POC WarungTani I takaran 10 ml/lt air, WT Bakterisida takaran 10 ml/lt air & WT Trico/Glio takaran 10 ml/lt air merata di permukaan lahan, diamkan secukup usang 7 hari.
Dibuat alur dengan jarak antaralur 30 cm.Sebaiknya alur tersebut dibentuk membujur dari arah barat ke timur biar sinar matahari masuk ke tumbuhan sebanyak-banyaknya.

Cara Penanaman Lobak

Biji eksklusif ditanam tanpa disemai terlebih dahulu.
Biji ditanam pada lubang tanam sebanyak (2-3) biji/lubang tanam. Ditutup dengan tanah tipis-tipis.
Biji akan tumbuh setelah 4 hari kemudian.
Untuk meningkatkan kesehatan tanaman, pertumbuhan akar, dan untuk meningkatkan ketersediaan hara, semprot dengan larutan POC WarungTani I takaran 10 ml/lt air, WT Bakterisida takaran 10 ml/lt air & WT Trico/Glio takaran 10 ml/lt air.

Cara Pemeliharaan Tanaman 

Sesudah umur 2-3 minggu, tumbuhan mulai disiang sambil dibentuk guludan. Guludan dibentuk dengan tips tanah di sepanjang barisan tumbuhan ditinggikan.

Penyiangan (weeding) dilsayakan (2–3) kali, dengan menyingkirkan gulma di sekitar tempat perakaran.
Sambil tanah didangir, tumbuhan diperjarang. Caranya tumbuhan yg tumbuh kerdil dicabut dan ygsubur ditinggalkan.
Sesudah diperjarang, jarak tumbuhan menjadi 10-20 cm.

Cara Pemupukan.
Pada umumnya petani jarang menawarkan pupuk buatan. Akan tetapi biar diperoleh hasil yg memuaskan, tumbuhan lobak bergotong-royong perlu diberikan pupuk buatan.
Pupuk dasar, pupuk yg digunakan, untuk lahan seluas 1 ha, yaitu adonan (3 –5 ) ton pupuk sangkar fermentasi + 40 kg Urea + 10 kg SP-36 + 10 kg KCl. Pupuk diberikan dalam lubang tugal sekitar 5 cm dari tumbuhan pada (3–7) hari setelah tanam, diaduk setips merata, dan disebar merata pada bedengan/alur tanam. Pupuk sebaiknya diberikan pada waktu tanah didangir.

Pupuk susulan, sebagai pupuk susulan gunakan adonan 20 kg Urea + 20 kg SP-36 + 40 kg KCl, diberikan pada (25-30) HST. Pupuk ditempatkan di sekeliling tanaman, dan kemudian dilsayakan pembumbunan, sehingga membentuk guludan, yg berasal dari tanah di sepanjang barisan yg ditinggikan. Pemupukan dilsayakan setelah penyiangan gulma.

Penyemprotan larutanPOC WarungTani I takaran 10 ml/lt air, WT Bakterisida takaran 10 ml/lt air & WT Trico/Glio takaran 10 ml/lt air dilsayakan pada 4 – 30 HST, dengan tips disemprotkan terencana 5 – 7 hr sekali pada tumbuhan setips merata.

Sedangkan penyemprotan larutanPOC WarungTani II takaran 10 ml/lt air, WT Bakterisida takaran 10 ml/lt air & WT Trico/Glio takaran 10 ml/lt air dilsayakan pada 30 – 60 HST, dengan tips disemprotkan terencana 5 – 7 hr sekali pada tumbuhan setips merata.

Cara Penanggulangan Hama & Penyakit Tanaman Lobak

Untuk mencegah penyakit pada tumbuhan lobak, dilsayakan penyemprotan larutan WT Bakterisida takaran 10 ml/lt air, WT Trico/Glio takaran 10 ml/lt air & WT Ajuvant takaran 2 ml/lt air tiap 2 minggu.
Pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) sanggup dilsayakan dengan WT Bvr takaran 10 ml/lt air, WT Trico/Glio takaran 10 ml/lt air & WT Ajuvant takaran 2 ml/lt air

Umur Panen Lobak

Umur panen pada tumbuhan lobak yaitu 60 HST.
Pemungutan buah jangan hingga terlambat, alasannya keterlambatan dalam memungut hasil akan menjadikan umbi menjadi kayu dan rasanya juga tidak lezat (kapus-kapus). Jika hal tersebut terjadi, umbi lobak tidak akan lsaya dijual. Tanaman yg terawat sanggup menghasilkan umbi 15-20 ton/ha. Bahkan ada jenis lobak yg sanggup menghasilkan umbi beratnya hingga mencapai 0,5-1 kg tiap tumbuhan dan rasa umbinya pun lezat dimakan.