Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

4 Kandungan Wajib Dalam Cairan Nutrisi Untuk Tanaman Hidroponik

Cairan nutrisi untuk tumbuhan hidroponik merupakan cairan wajib yang harus diberikan pada semua jenis tumbuhan hidroponik. Namun setiap jenis tumbuhan memiliki dosis sendiri-sendiri dalam pertolongan cairan nutrisi ini. Nutrisi hidroponik dalam bentuk cairan ini memiliki fungsi sebagai pupuk cair sekaligus pengganti unsur hara yang biasa didapatkan tumbuhan dari tanah. 

Cairan nutrisi hidroponik ini sanggup dibentuk sendiri oleh para petani dengan memakai pupuk biasa ataupun dengan memakai bahan-bahan alami.

 merupakan cairan wajib yang harus diberikan pada semua jenis tumbuhan hidroponik 4 Kandungan Wajib Dalam Cairan Nutrisi Untuk Tanaman Hidroponik
Baca Juga : Membuat Larutan Nutrisi Yang Digunakan Pada Cara Tanam Hidroponik

Dalam membuat nutrisi hidroponik manual ataupun dengan pupuk pabrik, harus memakai bahan-bahan yang mengandung unsur-unsur kimia yang diperlukan oleh tanaman. Oleh sebab itu, bila Anda ingin menciptakan cairan hidroponik sendiri harus mengetahui kandungan apa saja yang wajib ada dalam cairan hidroponik. Salah dalam memberi kandungan sanggup menciptakan tumbuhan menjadi rusak dan tidak tumbuh dengan sempurna. Sebagai gosip untuk Anda, berikut ini 4 kandungan yang harus ada dalam cairan nutrisi untuk tumbuhan hidroponik:
  • Nitrogen atau N
Nitrogen ialah unsur hara jenis makro yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman. Oleh sebab itu, unsur ini menjadi salah satu unsur yang wajib ada dalam setiap cairan hidroponik. Unsur nitrogen ini memiliki fungsi untuk menumbuhkan akar, batang, dan daun pada flora sehingga tanpa unsur ini flora tidak sanggup berkembang dengan maksimal. Selain itu, tanpa nitrogen maka flora tidak sanggup berkembang dan berbuah pada ketika dewasa.
  • Fosfor atau P

Unsur fosfor ini juga termasuk unsur wajib dalam cairan hidroponik. Semua cairan hidroponik harus mengandung fosfor yang cukup. Hal ini dikarenakan fosfor merupakan kunci untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman. Tanpa fosfor, maka tumbuhan tidak sanggup tumbuh dengan baik bahkan sanggup menciptakan tumbuhan terhambat pertumbuhannya. Dalam cairan hidroponik unsur nitrogen dan fosfor haruslah seimbang.
  • Kalium atau K

Kalium masuk dalam unsur hara makro yang memiliki fungsi untuk membantu proses fotosintesis pada tanaman. Karena fungsinya yang sangat penting ini maka dalam setiap cairan hidroponik harus mengandung kalium yang tepat. Selain itu, kalium juga memiliki fungsi untuk memperkuat akar dan batang sehingga tumbuhan tidak gampang rusak. Tumbuhan yang kekurangan kalium akan menguning dan sanggup mati.
  • Magnesium atau Mg

Unsur magnesium dalam cairan hidroponik harus ada, hal ini dikarenakan magnesium memiliki fungsi untuk menyeimbangkan kadar pH yang ada pada air yang dipakai dalam sistem hidroponik. Selain itu, magnesium ini juga memiliki fungsi untuk menjaga kadar unsur hara dalam flora tetap stabil sehingga tumbuhan tidak akan kekurangan unsur hara.
Semua nutrisi hidroponik buatan sendiri yang alami harus mengandung unsur-unsur yang sudah dijelaskan diatas. Walaupun jenis unsur kandungannya sama, namun jumlah dosis cairan nutrisi untuk tumbuhan hidroponik berbeda-beda sesuai dengan jenis dan perkembangannya. Oleh sebab itu, para petani hidroponik juga harus mengetahui dosis yang pas biar tanamannya sanggup tumbuh dengan subur.