Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu Rockwool Hidroponik? Ini Beliau Ulasan Lengkapnya

Untuk bercocok tanam dengan metode hidroponik, kita tidak hanya membutuhkan larutan nutrisi. Tetapi juga diharapkan media tanam pengganti tanah. Ada banyak sekali jenis media yang sering digunakan, diantaranya arang sekam, kerikil, pakis serta rockwool. Banyak petani di banyak sekali bagian dunia yang menentukan memakai rockwool lantaran kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Jika anda ingin tahu apa itu rockwool hidroponik? Berikut ini ulasan lengkapnya. 

Untuk bercocok tanam dengan metode hidroponik Apa Itu Rockwool Hidroponik? Ini Dia Ulasan Lengkapnya
Baca Juga : Cara Menanam Hidroponik Dengan Botol Bekas Dari Plastik

Pengertian Dan Keunggulan Rockwool

Rockwool yaitu media tanam yang banyak digunakan untuk persemaian maupun dalam pertanian hidroponik. Bahan dasar rockwool yaitu beberapa jenis bebatuan, yaitu kerikil kapur, batuan basalt dan kerikil bara. Batu-batu ini dipanaskan pada suhu 1.600 0C, sampai meleleh dan berbentuk ibarat lahar. Kemudian lahar atau lava tersebut disentrifuge atau diputar dengan sangat cepat, sampai jadinya berbentuk serat. Untuk banyak sekali kebutuhan, serat-serat ini lalu dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. 

Saat dijual, rockwool atau stonewool dikemas ibarat balok-balok yang tebal. Warnanya kuning kecoklatan. Jika dilihat sekilas akan tampak ibarat kayu lapuk atau busa. Saat diperhatikan, akan terlihat terperinci lapisan serat yang bertumpuk-tumpuk. Rockwool mempunyai tekstur cukup rapuh. Serat-serat penyusunnya sanggup dengan gampang sobek dan terlepas dari lapisannya hanya dengan satu tarikan tangan. Kemampuannya dalam menyerap udara maupun air sangatlah baik, lantaran di dalam rockwool terdapat banyak sekali rongga. 
Bahkan rongga-rongga tersebut sangat gampang ditembus oleh akar tanaman. 

Setelah mengetahui apa itu rockwool hidroponik, perlu juga diketahui keunggulan media tanam ini. Salah satu keunggulannya yaitu mempunyai pori yang sanggup menampung air 14 kali lebih banyak dari kemampuan tanah. Selain itu materi ini juga ramah lingkungan dan tidak menjadikan pencemaran. 

Rockwool juga bisa mengoptimalkan fungsi pupuk atau nutrisi yang diberikan. Media ini juga bebas penyakit lantaran tidak mengandung pathogen. Sehingga penggunaannya akan bisa meminimalisir penggunaan desinfektan. Itulah sebabnya materi ini sangat disukai pelaku hidroponik. 

Cara Menggunakan Rockwool Untuk Hidroponik
Harga rockwool memang lebih mahal dari arang sekam ataupun pakis. Tetapi hasil tanam yang diberikannya lebih baik dari media-media tanam tersebut. Selain itu cara penggunaannya juga bisa disiasati biar lebih murah. Yaitu dengan cara memotongnya kecil-kecil dengan ukuran 2 sampai 3 cm saja. Pemotongan tersebut bisa dilakukan memakai pisau bergerigi. Untuk penghematan, rockwool juga bisa digunakan lagi untuk flora lainnya sesudah dibersihkan. 

Dalam penggunaan rockwool, harus diketahui bahwa materi yang terbuat dari batuan ini mempunyai pH cukup tinggi atau cenderung basa. Karena itu akan lebih baik jikalau pupuk yang digunakan mempunyai sifat asam. Selain itu media ini juga gampang menjadi kering. Pengecekan terhadap kadar air yang ada harus dilakukan secara rutin. Setelah mengetahui apa itu rockwool hidroponik, laba dan cara menggunakannya, maka kita bisa mulai memanfaatkannya untuk bercocok tanam secara hidroponik.