Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Penetasan Telur Ikan

Penetasan merupakan perubahan intracapsular ( tempat yang terbatas ) ke fase kehidupan, hal ini penting dalam perubahan – perubahan morfologi hewan. Penetasan merupakan ketika terakhir masa pengeraman sebagai hasil beberapa proses sehingga embrio keluar dari cangkangnya. Penetasan terjadi lantaran kerja mekanik dan kerja enzimatik. Kerja mekanik disebabkan embrio sering mengubah posisinya lantaran kekurangan ruang dalam cangkangnya atau lantaran embrio lebih panjang dari lingkungannya dalam cangkang. Kerja en zimatik merupakan enzim atau unsur kimia yang disebut chorion dikeluarkan oleh kelenjar endodermal didaerah parink embrio. Gabungan kerja mekanik dan kerja enzimatik mengakibatkan telur ikan menetas.
Faktor luar yang yang besar lengan berkuasa terhadap penetasan telur ikan yaitu suhu, oksigen terlarut,pH, salinitas dan intensitas cahaya. Proses penetasan umumnya berlangsung lebih cepat pada suhu yang lebih tinggi lantaran pada suhu yang tinggi proses metabolismo berjalan lebih cepat sehingga perkembangan embrio akan lebih cepat yang berakibat lanjut pada pergerakan embrio dalam cangkang yang lebih intensif. Namur demikian, suhu yang terlalu tinggi atau berubah mendadak sanggup menghambat proses penetasan sanggup mengakibatkan maut embrio dan kegagalan penetasan. Suhu yang baik untuk penetasan ikan 27 – 30oC.

SELENGKAPNYA AMBIL DI SINI