Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Teknik Budidaya Kerapu Macan

Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai potensi sumberdaya ikan yang sangat melimpah. Pembangunan di sektor perikanan dan kelautan selain sebagai penyokong kebutuhan protein hewani bagi masyarakat, juga membuka lapangan kerja, menambah pendapatan masyarakat serta sebagai sumber devisa negara. Komoditas perikanan dan kelautan juga mempunyai nilai tambah yang lebih tinggi sebab sebagian besar merupakan komoditas eksport.
Pemanfaatan perairan bahari dan pantai serta sumberdayanya untuk acara budidaya ikan telah usang dikembangkan dan terus ditingkatkan. Salah satu pemanfaatan perairan bahari pantai yang menjanjikan prospek yang manis yaitu budidaya ikan kerapu. Beberapa jenis ikan kerapu menyerupai ikan kerapu lumpur (Epinephelus suillus), kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus), kerapu bebek/tikus (Cromileptis altivelis) potensial untuk dibudidayakan.
Sumberdaya yang mencukupi dan pasar yang menjamin harga tinggi merupakan sebagian dari penyebab berkembangnya budidaya ikan kerapu. Dewasa ini pemasaran ikan kerapu terus berkembang khususnya di Singapura, Hongkong, Taiwan dan Jepang. Saat ini acara budidaya (pembesaran) ikan kerapu macan sudah banyak berkembang dan pasokan benih sudah banyak yang berasal dari hatchery/panti pembenihan. Akan tetapi kontinyuitas produksi benih dari panti pembenihan masih belum stabil. Hal ini menjadikan pasokan benih masih kurang lancar sehingga menghipnotis kontinyuitas acara budidaya (pembesaran) di KJA ataupun tambak.
Di alam ikan kerapu tergolong ikan buas yang rakus. Ikan kerapu suka hidup menyendiri dan banyak terdapat didaerah terumbu karang serta kawasan muara sungai. Ikan kerapu menyukai naungan (Shelter) sebagai tempat sembunyi. Ikan kerapu mencari makan dengan menyergap mangsa dari tempat persembunyiannya. Jenis masakan yang disukai yaitu ikan, cumi-cumi dan udang yang berukuran 10 – 25 % ukuran tubuhnya. Perbandingan jumlah pakan dengan berat tubuhnya menurun sesuai dengan pertambahan berat badan ikan.
Ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi di pasaran internasional sebagai ikan konsumsi (ukuran berat 600 – 1.200 g/ekor). Permintaan pasar ikan kerapu macan terus meningkat dari tahun ke tahun, baik untuk pasar dalam negeri maupun untuk ekspor. Terbukanya peluang pasar ikan kerapu macan sanggup membawa imbas pada upaya eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya ikan kerapu macan di alam makin intensif sehingga dikhawatirkan sanggup mengganggu sediaan alaminya. Untuk menjamin kesinambungan produksi ikan kerapu macan sebagai salah satu penghasil devisa potensial di sektor perikanan dan kelautan, maka pengembangan budidayanya merupakan alternatif yang perlu terus dikembangkan.

SELENGKAPNYA