Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Membedakan Burung Glatik Jantan Dan Betina Secara Fisik



Membedakan Burung Glatik Jantan dan Betina Secara Fisik 

Untuk membedakan jenis kelamin pada gelatik silver gotong royong tidaklah terlalu sulit. Berikut ini beberapa hal yang sanggup dijadikan pola untuk membedakan antara jantan dan betina pada gelatik silver.
Bentuk paruh antara gelatik silver jantan dan betina secara sekilas hampir sama. Untuk membedakannya harus diamati secara teliti. Bagi penangkar, tentunya sudah terbiasa dan cepat dalam membedakannya. Lain halnya bagi yang masih awam harus mencermatinya benar-benar.
Paruh gelatik siver jantan, lebih tebal membentuk lekukan pada bab atas kepala. Paruh gelatik silver betina, hampir rata dengan bab atas kepala.
Bentuk paruh gelatik silver jantan lebih melebar jikalau dilihat dari depan. Sementara jikalau dilihat dari samping akan tampak lebih menebal. Bagian yang menebal ini terlihat terperinci pada paruh bab atas. Pada bab atas lubang hidungnya kelihatan lebih menebal sehingga menciptakan lekukan pada kepalanya. Sementara pada yang betina bab ini tidak terlalu tebal sehingga bab atas kepala hingga ke ujung paruh terlihat lebih rata.
Warna paruh umumnya sama antara yang jantan dengan betina. Namun jikalau dibandingkan, warna merah pada paruh gelatik silver betina cenderung lebih terang. Sementara pada paruh gelatik silver jantan lebih tajam (gelap).
Bentuk badan gelatik silver jantan dan betina hampir sama. Namun jikalau diamati, badan jantan akan kelihatan lebih panjang terutama pada bab leher dan kaki. Namun, hal ini lebih dikarenakan kebiasaan gelatik silver jantan yang suka bertengger dengan badan yang tegak. Sedangkan yang betina umumnya ketika bertengger kurang tegak dan lebih suka diam. Selain itu, kaki dan jemari yang jantan umumnya lebih panjang serta ramping dibanding betinanya.
Baik gelatik silver jantan maupun betina sanggup bersuara. Namun, bunyi pada yang betina hanya sedikit sehingga sering dikatakan tidak bersuara. Lain halnya pada yang jantan, suaranya lantang dan sanggup membentuk kicauan. Kicauan ini cukup yummy untuk dinikmati, meski ketika ini hal tersebut kurang diperhatikan. Kicauan akan semakin keras ketika masa berahi. Pada ketika ini gelatik silver jantan mengatakan kemampuannya untuk menarik pasangannya. Selain dengan suara, gelatik silver jantan juga mempunyai sejenis tarian untuk memikat, sedangkan yang betina relatif lebih membisu (pasif).
Tetapi semuanya itu belum bisa di jadikan patokan, alasannya yaitu metode d atas belum 100% berhasil, dan cara efektif untuk mengenali jenis kelamin gelatik yaitu dengan cara molecular sexing, yakni memilih jenis kelamin burung menurut analisis DNA. Tetapi molekular sexing sangat mahal dan hanya bisa dikerjakan di laboratorium. Celakanya, belum banyak laboratorium di Indonesia yang bisa mengerjakan hal tersebut.