Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Laporan Pembenihan Udang Windu (Pkl)

Indonesia mempunyai bermacam-macam potensi sumberdaya kelautan yang sangat beragam. Didukung dengan adanya garis pantai sepanjang ± 81.000 km. Wilayah Indonesia mempunyai potensi besar untuk pengembangan sektor budidaya perairan laut. Salah satu komoditas yang berkembang pesat di perairan Indonesia ialah udang windu (Penaeus monodon. Fab).

Kondisi bahari yang luas dan iklim tropis di Indonesia mendukung pertumbuhan dan perkembangan udang windu (Penaeus monodon. Fab) sepanjang tahun. Udang windu (Penaeus monodon. Fab) merupakan salah satu komoditas unggulan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (Ditjen PB) yang terus dipacu perkembangannya. Pada ketika ini, baik perjuangan pembenihan maupun budidayanya banyak dirintis oleh perusahaan swasta dalam skala besar.

Khusus untuk sistem pembenihan, yang berkembang di perusahaan swasta selama ini masih terbilang sangat kompleks. Oleh sebab itu, Balai Budidaya Air Payau Ujung Batee, sebagai satu-satunya unit pelaksana teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (Ditjen PB) yang membuatkan spesies ini, terus berupaya menyederhanakan sistem pembenihan tanpa mengurangi kuantitas dan kualitas hasil produksi.


SELENGKAPNYA

Balai Budidaya Air Payau Ujung Batee ialah unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya di bidang pembudidayaan ikan air payau dan bahari yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya.